Jumat, 18 Juni 2010

Kesehatan untuk Semua

Akhir-akhir ini banyak kisah menyedihkan (bagi aku) yang aku dengar, terutama tentang kesehatan orang miskin. Kenyataan menyedihkan ketika rumah sakit menolak pasien miskin, tidak mampu membayar uang muka atau adapun yang terpaksa harus pasrah merasakan penyakit seumur hidup (karena tidak mampu membayar operasi).

Seorang Ibu yang harus kehilangan anaknya hanya karena tidak mampu membayar operasi 5 juta rupiah. Coba bayangkan, ketika mendengar pernyataan "orang miskin dilarang sakit", ada apa dengan bangsa ini. Belum lama ini Menteri Koordinator kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan "Rumah sakit tidak boleh menolak pasien miskin".

Aku berpikir, berbagi dan tolong menolong itu bisa jadi solusi. Kepedulian antar sesama makhluk ciptaan Tuhan, si Kaya berbagi dengan si Miskin, pejabat membantu rakyatnya. Bagi Aku, kaya miskin itu Tuhan yang atur, dan itu selalu ada maksudnya. Bagaimana si Kaya harus berbagi dan bagaimana si Miskin harus tabah. Satu hal lagi semoga pemerintah lebih memperhatikan rakyatnya terutama rakyat miskin, dan suatu saat aku bisa mengatakan "aku bangga menjadi bangsa Indonesia".
Numpang baca: mohon maaf apabila tulisan ini menyinggung perasaan Anda, jika tulisan ini tidak berkenan di hati Anda, mohon lupakan saja, anggap Anda tidak membaca tulisan ini. Ini hanya celotehan anak kecil, harap maklum. Terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar